oleh

Ketua SMSI Banten, Pentingnya Media Terverifikasi di Dewan Pers

infobumi.com,Tangsel – Agenda pembahasan dalam rapat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) se-Provinsi Banten ini membahas beberapa poin-poin penting untuk kemajuan SMSI Banten kedepanya ; pertama membahas pelaksanaan Karya Latih Wartawan (KLW), dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang akan dilaksanakan tanggal 6-7 September 2019 mendatang di Kota Cilegon Banten.

Hal itu dikatakan Junadi Ketua SMSI Banten Junaidi di RM Bukit Pelayangan Jl. Cikenggang 1 No. 53 Cilenggang Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan. Kamis (22/8/2019).

“Poin kedua pembahasan mengenai kelengkapan dokumen perusahaan perssebagai syarat utama verifikasi media di Dewan Pers. Lalu poin ketiga pembahasan masalah Restrukturisasi Organisasi Dewan Pers,” ucap Junaidi.

Sementara kepada Ketua dan Anggota SMSI Banten se-Tangerang Raya yang belum lama ini dikukuhkan, Junaidi mengatakan harus tetap solid, karena SMSI sebagai garda terdepan dalam menangkal berita dan kabar hoax. “SMSI adalah wadah yang menjadi upaya kita mensejajarkan media-media online pada track yang lurus dalam pemberitaan”.

”Didalam pemberitaan seorang narasumberharus ada diberi kesempatan untuk membela diri untuk menjelaskan, namanya itu adalah cover both side. Dan seorang Wartawan harus mengikuti uji kompetensi,” papar Junaidi.

Kalau misalkan, lanjutnya wartawan tidak pernah memberitakan berdasarkan fakta apalagi suka melakukan copy paste itu kan gak boleh. Berita yang sifatnya lagi viral kemudian kita ikut-ikutan naikan berita tanpa jelas sumbernya dari mana, itu bukan wartawan namanya.

“Wartawan itu tidak boleh berasumsi, atau seolah-olah beropini dalam membuat brita karena  harus bersifat independen jangan berpihak dan begitu juga dengan pemilik media nya agar tidak melakukan intervensi harus begini dan begitu. Itu kan gak baik buat keberlangsungan media nya sendiri,” jelasnya.

Satu persatu poin-poin dalam rapat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Banten di bahas dengan lugas oleh Junaidi Ketua SMSI Banten.

”Berita yang dibuat juga harus berimbang, faktual dan akurat. Tugas kita itu memberitakan hal yang boleh dan layak untuk diberitakan dan dibaca oleh masyarakat banyak. Karena adalah kewajiban kita untuk menumbuhkan budaya minat membaca kepada khyalak publik,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terkait