oleh

Polsek Kronjo Polresta Tangerang bersama UPT Puskesmas Kronjo, Gelar Vaksinasi Pelajar di SMP Negeri 01 Kronjo

infobumi.com, Kronjo – Vaksinasi Covid – 19 untuk kategori pelajar tingkat menengah pertama dan sederajat di Kabupaten Tangerang masih sangat rendah. Dari total 61 ribu sasaran, baru 20 persennya yang sudah divaksinasi.

“Dari jumlah sekitar 61 ribu peserta didik SMP/MTS/Sederajat, sampai saat ini tercapai sekitar 20 persen yang sudah divaksinasi,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang H. Saefulloh, MM., Rabu (8/9/2021).

Untuk meningkatkan cakupan vaksinasi pelajar menjelang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Tangerang pada 20 September nanti, saat ini ribuan pelajar menjalani vaksinasi secara massal salah satunya di SMP Negeri 01 Kronjo.

“Vaksinasi pelajar kali ini diikuti sebanyak 360 orang, bukan hanya pelajar SMP Negeri 01 Kronjo saja tetapi juga dari tingkat Mts dan sederajat disekitar wilayah Kecamatan Kronjo Kab. Tangerang,” ucap Saefulloh.

Baca Juga:  231 orang ditegur Lisan dan 30 Orang ditegur tulisan, di PPKM Darurat Hari Ke-18

Mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 35 Tahun 2021 yang meminta sekolah di PPKM level 1, 2, dan 3 untuk mulai mengadakan PTM dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sementara wilayah Kabupaten Tangerang pada saat ini sudah menerapkan PPKM level 3.

“Sebenarnya untuk PTM, sesuai Inmendagri KBB masuk level 3. Berarti pembelajaran sesuai aturan itu, kalimatnya adalah pembelajaran dapat dilaksanakan secara terbatas dan atau pembelajaran jarak jauh (PJJ),” beber Saefulloh.

Artinya sekolah di Kabupaten Tangerang dibolehkan melaksanakan PTM tetapi harus memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satunya adalah berkoordinasi dengan Satgas Covid – 19 Kecamatan.

“Karena satgas yang tahu lokasinya sehingga melakukan verifikasi, kemudian yang kedua mengisi kesiapan belajar di laman Kemendikbud. Itu yang utama,” jelas Saefulloh.

Baca Juga:  Tegakkan PPKM Mikro Darurat, Polsek Jatiuwung Bubarkan Acara Pesta Pernikahan

Lebih jauh, pada saat verifikasi tentunya yang dilihat adalah kesiapan sekolah. Mulai dari sarana prasarana kemudian strategi pembelajaran, serta berapa persen anak yang diperbolehkan ikut serta PTM. Pada pekan ini pihaknya mengebut persiapan menjelang PTM bergulir.

“Karena sesuai Inmendagri sekitar 50 persen. Nah, itu yang harus dipastikan yakni bagaimana kesiapan sekolah menyambut PTM ini. Pekan ini juga kita kebut persiapan,” tegas Saefulloh.

(Red)

Komentar

Berita Terkait