Mendagri resmi melantik Heru Budi Hartono sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta

infobumi.com, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melantik Heru Budi Hartono, Kepala Sekretariat Presiden, sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan. Pelantikan berlangsung pada Senin (17 Oktober 2022) di Gedung Sasana Bhakti Praja Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri.

Peresmian ini dilakukan sesuai dengan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 100/P Republik Indonesia (RI) 2022. “Saya Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden Republik Indonesia resmi menjabat sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta untuk saudara-saudara Heru, Budi Hartono, S.E., M.M.,” kata Mendagri.

Mendagri menyebut Heru sudah tidak asing lagi dengan Pemprov DKI Jakarta. Ia menilai Heru sudah memahami langkah-langkah yang perlu diambil dalam menjalankan tugasnya sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga:  Mendagri Lantik 808 Pejabat Fungsional di Lingkungan Kemendagri

Mendagri ingin Heru menjalankan tugasnya sebaik mungkin. Misalnya, sebagai respons terhadap dampak pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Selain itu, berbagai tantangan lain, seperti gejolak ekonomi, krisis pangan dan energi, serta tantangan lain yang mempengaruhi ekonomi dan keuangan global, juga dibahas.

“Makanya nanti kita kerja sama dampaknya, bisa jadi inflasi dan isu-isu lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Heru mengatakan beberapa poin yang digarisbawahi Mendagri akan dimasukkan ke dalam rencana kerjanya tahun 2023. Ini termasuk yang termasuk dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) DKI Jakarta. “Tentu saya akan melanjutkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Heru.

Selain menjabat Pj Gubernur DKI Jakarta, Mendagri juga menjabat Pj Bupati Kepulauan Yapen panel Gubernur Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Papua Cyfrianus Yustus Mambay. Selanjutnya, Marthen Kogoya, Kepala Dinas Kepegawaian Daerah Provinsi Papua, juga ditunjuk sebagai Pj Bupati Tolikara.

Baca Juga:  Kebijakan Strategis Kemenkominfo dalam Mendukung 5 Fokus Pembangunan Nasional dalam Rangka Indonesia Maju

Puspen Kemendagri

(Red)

Komentar