Mendagri Kembali Sambut Kedatangan Delegasi Negara G20

infobumi.com, Bali – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian kembali menyambut kedatangan tamu negara G20 di Bandara International Ngurah Rai, Senin (14/11/2022). Sejak sore Mendagri yang mengenakan setelan jas hitam telah bersiap menyambut kedatangan para delegasi negara G20. Selama menyambut tamu tersebut, Mendagri didampingi Gubernur Bali I Wayan Koster.

Di hari kedua penyambutan kedatangan tamu ini, Mendagri menerima lima delegasi. Mereka di antaranya Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte, Perdana Menteri India Narendra Damodardas Modi, dan Kepala Financial Stability Board (FSB) Klaas Knot.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Mendagri lebih dulu menerima Perdana Menteri Kamboja yang tiba sekitar pukul 18.50 WITA. Kemudian disusul kedatangan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez pukul 19.00 WITA. Selanjutnya kedatangan Perdana Menteri India Narendra Damodardas Modi pukul 22.00 WITA. Kemudian kedatangan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte pukul 23.15 WITA bersamaan dengan Kepala FSB Klaas Knot.

Baca Juga:  Menristek,Kepala BRIN Dorong Peneliti Prioritaskan Riset dan Inovasi yang Memiliki Dampak Langsung Bagi Masyarakat Banyak

Setelah pesawat mendarat, para delegasi langsung disambut oleh pasukan penghormatan dan tarian adat khas bali. Para penari berjejer membentuk formasi menyambut kedatangan para tamu negara G20. Para penari mengenakan pakaian adat yang didominasi berwarna kuning dan merah muda. Terlihat para delegasi menikmati suguhan tarian penyambutan tersebut.

Kehadiran para delegasi tersebut menyusul sejumlah pemimpin negara G20 dan organisasi internasional yang telah tiba di Bali. Kedatangan mereka untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung dari tanggal 15 hingga 16 November 2022 di Bali.

Sebagai informasi, G20 merupakan forum utama kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia, terdiri dari 19 negara dan 1 lembaga Uni Eropa. G20 merupakan representasi lebih dari 60 persen populasi bumi, 75 persen perdagangan global, dan 80 persen PDB dunia. Anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.

Baca Juga:  Kakorlantas Imbau Hal Ini ke Masyarakat untuk Persiapan Pengamanan G20 di Bali

Puspen Kemendagri

(Red)

Komentar