Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Terima Penghargaan dari Jasa Raharja

infobumi.com, Jakarta – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni menerima penghargaan dari PT Jasa Raharja. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori dukungan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui optimalisasi penerimaan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) melalui peningkatan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Penghargaan diberikan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono pada Hari Ulang Tahun PT Jasa Raharja ke-62, di Jakarta, Senin (2/1/2023). Dalam acara tersebut, Rivan menyampaikan bahwa penghargaan itu diberikan kepada Dirjen Bina Keuda secara pribadi dan tim atas kiprahnya dalam melakukan inovasi serta gebrakan positif. Atas dukungan dan kerja sama yang selama ini, ujar Rivan, Jasa Raharja dapat melampaui target pada tahun 2022.

Baca Juga:  HUT ke 101, Mendagri Dorong Damkar Makin Profesional, Modern dan Terlatih

“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Pak Fatoni atas kerja keras dan kerja samanya,” ungkap Rivan.

Menanggapi hal tersebut, Fatoni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas atensi, penghargaan, serta kepercayaan yang diberikan oleh PT Jasa Raharja.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Direktur Utama PT Jasa Raharja, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) beserta seluruh jajaran, bersama-sama dalam Tim Pembina Samsat Nasional, serta rekan-rekan dan semua pihak yang telah memberikan dukungan, membantu, memberikan inspirasi, dan motivasi,” ujar Fatoni.

Dia melanjutkan, adanya penghargaan tersebut bermakna bahwa tugas dan tanggung jawab dalam mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), khususnya dari PKB yang berdampak pada pembayaran SWDKLLJ semakin menantang. Dirinya juga menjelaskan besarnya potensi pendapatan dari PKB dan BBNKB.

Baca Juga:  Mendagri Optimis Dibalik Pandemi Covid-19 Ada Hikmah Dari Allah SWT Untuk Kaltim

“PKB dan BBNKB merupakan sumber PAD yang sangat potensial dan menjadi primadona. Berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan daerah. Bahkan kontribusinya mencapai lebih dari 60 persen terhadap PAD provinsi,” jelas Fatoni.

Berkaitan dengan penghargaan yang diterima, Fatoni mengatakan, kepercayaan tersebut perlu dijaga, dirawat, dan diimplementasikan dengan kerja nyata. Pasalnya, penghargaan yang diberikan bukan sekadar seremonial, melainkan atas dasar kepercayaan kinerja dan kerja tim yang kompak, yang dianggap mampu mengemban tugas negara dengan baik.

“Penghargaan ini mengandung konsekuensi besar, yakni kami mampu mempertahankan kepercayaan dan mampu meningkatkan kinerja,” pungkas Fatoni.

Sebagai informasi, hadir langsung dalam kegiatan tersebut, antara lain Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Pendapatan Daerah Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuda Kemendagri, Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Kepala Binmas Baharkam Polri, Komisaris Utama Jasa Raharja, Asisten Deputi Bidang Asuransi dan Dana Pensiun Kementerian BUMN, dan Direktur PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI). Selain itu, hadir pula tokoh pengamat pelayanan publik dan transportasi umum, serta jajaran PT Jasa Raharja seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Pilkades Serentak di Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung Dilaksanakan Taat Prokes

Puspen Kemendagri

(Red)

Komentar