Dua Rumah Warga Rusak Akibat Gempa M6,9 di Kepulauan Mentawai dan Nias Selatan

infobumi.com, Sumbar- Gempa bumi berkekuatan M6,9 yang terjadi pada Selasa (25/4) dini hari mengakibatkan kerusakan pada dua rumah warga di Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Nias Selatan, Provinsi Sumatra Barat. Abdul Muhari, Ph.D. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, mengatakan bahwa satu rumah rusak ringan teridentifikasi di Desa Simalegi, Kecamatan Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dan satu rumah lainnya di Desa Hili Anombase, Kecamatan Hibala, Kabupaten Nias Selatan.

Hingga saat ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa akibat gempa bumi tersebut, namun sebanyak 2.049 KK atau 8.137 jiwa masih mengungsi di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Data dari BPBD menyebutkan bahwa distribusi warga yang mengungsi tersebar di beberapa wilayah, seperti di Kecamatan Siberut Barat dan Kecamatan Siberut Utara.

BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai sedang melakukan pendataan dampak di beberapa wilayah lainnya, seperti Kecamatan Siberut Barat Daya, Siberut Selatan, Sipora Utara, dan Sipora Selatan. Meski demikian, beberapa warga masih melakukan evakuasi ke tempat yang aman.

Kondisi jaringan listrik di wilayah Kepulauan Mentawai dilaporkan masih padam. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa bumi yang terjadi disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia, dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault. Selain itu, BMKG juga mencatat adanya 10 aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock dengan magnitudo terbesar M5,0.

BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sumatra Barat dan beberapa BPBD kabupaten yang terdampak guncangan gempa untuk mengevaluasi situasi dan memberikan bantuan bagi warga yang membutuhkan.

Baca Juga:  Penunjukan Plh. Gubernur Papua, Kemendagri Ingin Pastikan Pemerintahan dan Pelayanan Publik Berjalan Lancar

(Red)

Komentar