Wali Kota Tangerang Marahi Kontraktor Pembangunan Asrama Haji yang Terhenti

infobumi.com, Tangerang – Sebuah video yang memperlihatkan Wali Kota Tangerang Arif R. Wismansih menegur seorang kontraktor saat mengawasi pembangunan asrama haji di Kecamatan Sibondo Kota Tangerang viral di jejaring sosial. Video menunjukkan betapa kecewanya pelanggan karena tidak ada bisnis.

Peristiwa itu terjadi pada Senin, (22/05/2023) saat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Syachrudin sedang mengawasi penyelesaian gedung Akademi Ziarah. Namun, mereka terkejut bahwa kontraktor tidak melakukan pekerjaan apa pun. Ini membuat marah Walikota Tangerang, yang kemudian memanggil mereka. Dalam video viral itu, Arif mendesak para kontraktor segera menyelesaikan proyek pembangunan Asrama Haji. Rumah Haji akan berfungsi sebagai titik transit bagi jemaah haji yang kembali ke Tangerang, mengurangi kebutuhan perjalanan ke Asrama Muda Peziarah di Pondok Gede, Jakarta.
Wakil Walikota Tangerang Saharuddin menjelaskan, pemerintah fokus melengkapi sarana dan prasarana, terutama aksesibilitas dan jalan, sebagai faktor penting dalam mendukung kepulangan jemaah haji. Ia menekankan pentingnya memantau perkembangan pekerjaan setiap hari agar setiap masalah yang mungkin timbul dapat segera diselesaikan.

Inspeksi pasca acara Sashrudin menunjukkan komitmennya untuk memastikan penyelesaian pembangunan ini. Dia mengatakan akan ada pemantauan harian untuk mendapatkan gambaran perkembangan dan menangani masalah secara lebih efektif saat muncul.
Demi kenyamanan dan keamanan jemaah, Pemkot Tangerang berharap kontraktor bisa mempercepat pembangunan proyek asrama haji tersebut. Masyarakat juga menunggu pengurusan keberangkatan dan kepulangan jemaah haji rampung.

Dalam hal ini, pemerintah dan pihak-pihak terkait akan terus memantau dan mendukung kemajuan baik pembangunan Akademi Haji tersebut. Segala upaya dilakukan agar fasilitas tersebut dapat diakses dengan mudah dan mampu memberikan pelayanan yang sebaik mungkin kepada jamaah serta meminimalisir segala kendala yang mungkin timbul di kemudian hari. Pantauan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang menunjukkan komitmen pemerintah untuk mengawal pembangunan. Diharapkan dengan minat yang berkelanjutan, kontraktor diberikan insentif untuk mempercepat pembangunan proyek Akademi Haji. Pemkot Tangerang juga berencana menghukum kontraktor yang lalai memenuhi kewajibannya.

Baca Juga:  Rakorpusda TPID Diharapkan Jadi Wadah Berbagi Ide dan Pengalaman Kendalikan Inflasi

Menanggapi kejadian tersebut, banyak pihak yang menyatakan dukungannya terhadap tindakan tegas walikota Tangerang tersebut. Mereka berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga bagi para kontraktor untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi secara lebih bertanggung jawab dan profesional. Selain itu, masyarakat mengharapkan adanya transparansi dan akuntabilitas dari pemerintah dalam penggunaan anggaran pembangunan. Dalam konteks ini, pengawasan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang merupakan langkah positif untuk memastikan penggunaan anggaran yang efektif dan efisien.

Untuk mempercepat pembangunan asrama haji, Pemkot Tangerang juga berencana menggandeng berbagai pihak, termasuk Kabupaten Banten. Kerja sama ini harus mencapai sinergi dan kecepatan dalam pelaksanaan proyek-proyek pembangunan.
Jemaah haji dan semua lapisan masyarakat juga berharap agar Akademi Haji segera selesai. Mereka berharap memiliki fasilitas yang nyaman dan memadai untuk memudahkan perjalanan pulang jemaah haji dan memberikan pengalaman yang baik.
Untuk menjaga komunikasi yang baik antara pemerintah dan kontraktor, diharapkan adanya koordinasi yang lebih erat dan komunikasi yang terbuka. Ini akan membantu mengatasi segala kendala yang mungkin timbul selama proses konstruksi dan memastikan bahwa proyek dapat diselesaikan dengan sukses.

Baca Juga:  Sukseskan Vaksin Presisi, Polsek Panongan Polresta Tangerang Berkolaborasi Dengan Kades Ranca Kelapa

Dengan upaya Pemkot Tangerang diharapkan Asrama Haji dapat dibangun secepatnya untuk digunakan jamaah. Selain itu, acara ini juga harus menjadi pendorong bagi semua pihak untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme dalam pelaksanaan proyek-proyek pembangunan ke depan.

(Red)

Komentar