oleh

BPBD Kabupaten Tangerang Gelar Simulasi Pengendalian Musibah Bencana

infobumi.com,Kab Tangerang- Pemerintahan Tangerang lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Tangerang mengadakan simulasi Pengendalian kedaruratan musibah (RPKB) di kantor desa Cikande kecamatan Jayanti kabupaten Tangerang kamis (01/04/2021)

Kabid Penjagaan dan Kesiagaan BPBD Kabupaten Tangerang, Elih Khaerona, S.Pd, M.Si menerangkan, replikasi pengendalian musibah untuk tingkatkan kesiagaan warga jika terjadi musibah banjir.

“Replikasi pengendalian musibah kesempatan ini bekerja bersama dengan Sarana Misi Indonesia , sekurang-kurangnya bisa meminimalkan imbas karena banjir,” ucapnya.

Untuk wilyah Kabupaten Tangerang terang Elih , ada 246 dusun yang masuk ke kerja sama aktivitas replikasi itu dengan Sarana Misi , dan baru lima Dusun yaitu, Dusun Cikande, Kecamatan Jayanti selanjutnya Dusun Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, dan Desa Jayanti.

“Publikasi ini dikasih ke masyarakat dengan arah untuk membuat warga yang sadar dan responsif pada musibah yang bisa saja terjadi tidak dapat diprediksikan,” pungkasnya.

Sementa itu, Nofri Yohan Raco Proyek Officer Kolaborasi menjelaskan jika replikasi pengendalian musibah di Dusun Cikande mengikutsertakan masyarakat di tempat seperti Ketua lingkungan, figur warga, ibu-ibu PKK, dan Karang Taruna.

Nofri Yohan Raco menyebutkan, World Vision International ialah satu organisasi Kristen yang beroperasi di sektor kemanusiaan dengan konsentrasi servis ke anak. Organisasi ini aktif dalam aktivitas kemanusiaan baik yang memiliki sifat responsif genting dan peningkatan warga.

” Replikasi di Desa Cikande berjalan sepanjang empat hari, dan telh melakukan replikasi di sejumlah lokasi yang dipandang riskan terjadi musibah. Replikasi mencakup pengetahuan kedaruratan musibah,mengantisipasi sampai proses penyelamatan dan pembagian kontribusi dan sebagainya,” sebut Nofri.

Kepala Desa Cikande Acep Eman mengharap ke Pemerintahan Kabupaten Tangerang pada realisasinya dapat stabil dan cepat waspada dalam soal kontribusi pada musibah yang kapan pun dapat terjadi. (Red)

Komentar

Berita Terkait