oleh

Kemendagri Gelorakan Kolaborasi dengan Mitra Luar Negeri dalam rangka HUT ke-76 RI

infobumi.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diwakili oleh Heri Roni, selaku Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama, menggelorakan semangat kolaborasi antara Kemendagri dengan mitra pembangunan luar negeri, dalam rangka menyemarakkan HUT ke-76 Republik Indonesia. Kolaborasi identik dengan semangat gotong royong, yang merupakan warisan luhur para founding fathers Indonesia, yang saat ini masih sangat relevan dilakukan dalam mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.

Hal ini disampaikannya kala memberikan sambutan pada acara pembukaan Seminar Sehari dengan tema “Kolaborasi Kementerian Dalam Negeri dengan Mitra Luar Negeri Menuju Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, yang diselenggarakan secara luring di Jakarta. Kegiatan yang bertepatan dengan momentum dipenghujung bulan kemerdekaan RI ini, juga diikuti secara daring oleh unsur ASN di Kementerian Dalam Negeri, pemerintah daerah dan komunitas masyarakat sipil lainnya, dengan menghadirkan pembicara yang berasal dari lembaga pemerintah dan non-pemerintah luar negeri, yang selama ini bermitra dengan Kementerian Dalam Negeri, di antaranya AUSAID, DFAT, JICA, KOICA, Ford Foundation, Rikolto, Plan International, dan OISCA International, pada Selasa, (31/08/2021).

Baca Juga:  Lesman Bangun,Resmi Jabat Ketua SMSI Banten Masa Bhakti 2020-2025

“Tema HUT ke-76 kemerdekaan RI, yaitu Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh, mendeskripsikan nilai-nilai ketangguhan, semangat pantang menyerah untuk terus maju bersama dalam menempuh jalan penuh tantangan, agar dapat mencapai masa depan yang lebih baik. Pemaknaan tema HUT kemerdekaan tersebut mengedepankan “maju bersama” sebagai wujud gotong royong yang akan membentuk ketangguhan bangsa dalam menghadapi tantangan dalam mencapai pertumbuhan di masa depan yang lebih baik”, tutur Heri Roni.

Sebagaimana diketahui bersama, bahwa pandemi Covid-19 telah berdampak pada berbagai sektor kehidupan berbangsa dan bernegara, serta menguji tatanan kehidupan masyarakat di berbagai sektor. Bukan hanya pada sektor kesehatan, namun juga pada sektor pendidikan, serta yang paling berdampak adalah pada sektor ekonomi masyarakat. Hal ini perlu disikapi dengan kolaborasi pemerintah dengan pemangku kepentingan lainnya, salah satunya dengan mitra luar negeri.

Baca Juga:  Langgar Jam Operasional,14 Mobil Truk Bermuatan Tanah Liat di Amankan Anggota Polsek Jatiuwung

Roni memandang pentingnya kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan kelompok masyarakat sipil, serta mitra pembangunan luar negeri dalam penanganan Covid-19 untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

“Pentingnya kolaborasi kegiatan yang mendukung upaya penanganan Covid-19 dan pembatasan kegiatan masyarakat, dalam bentuk advokasi, edukasi, dan sosialisasi peningkatan disiplin prokes. Selain itu, juga mendukung kelancaran program vaksinasi Covid-19 hingga ke level masyarakat, yang diharapkan berdampak pada percepatan pelaksanaan APBD TA 2021 guna mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, sekaligus untuk menarik minat investor dalam dan luar negeri, dan pengawasan penggunaan APBD sesuai target dan sasaran,” ujar Heri Roni.

Pelaksanaan seminar Kolaborasi Kementerian Dalam Negeri dengan Mitra Luar Negeri tersebut dijadikan sebagai forum dialog yang mempertemukan unsur pemerintah, pemerintah daerah, dan jejaring kelompok masyarakat sipil guna mendapatkan ide, gagasan, inovasi dan pengalaman dari para narasumber mitra pembangunan luar negeri yang dapat diaplikasikan dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, serta sebagai pembelajaran untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam pelaksanaan program-program kerja sama yang akan datang.

Baca Juga:  Dengarkan Aspirasi, Mendagri Silaturahmi Bersama Sekjen Partai Politik Non-Parlemen

“Oleh karenanya, para peserta seminar diharapkan dapat lebih pro aktif untuk mengoptimalkan pelaksanaan program kerja sama ke depannya, melalui skema-skema kolaborasi dengan mitra luar negeri,” tambahnya.

Puspen Kemendagri

(Red)

Komentar

Berita Terkait