10 Hari Operasi Sikat Maung, Polresta Tangerang Amankan 19 Motor, Bekuk 30 Tersangka

infobumi.com,Tangerang– Aparat Polresta Tangerang Polda Banten telah melaksanakan Operasi Sikat Maung 2022 selama 10 hari yakni sejak tanggal 13 Juli hingga 22 Juli 2022. Selama pelaksanaan Operasi Sikat Maung, polisi berhasil menyelamatkan 19 kendaraan roda dua.

“Sepuluh hari pelaksanaan Operasi, kami amankan pelaku pencurian sebanyak 30 orang, 2 diantaranya wanita dan mengamankan 19 sepeda motor,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma, Senin (25/7/2022).

Romdhon menjelaskan, Operasi Sikat Maung 2022 mengedepankan fungsi penegakan hukum dan fungsi pencegahan serta deteksi. Sasaran Operasi, kata Romdhon, adalah segala tindak pidana dengan prioritas kejahatan 3C yakni pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian dengan kekerasan (curas).

Baca Juga:  Tidak Ada Perayaan Malam Tahun Baru, Kapolda Banten Imbau Warga Berdoa di Rumah Saja dan Hindari Kerumunan

“Kasus 3C paling dominan. Oleh karena itu, kami menggelar operasi ini guna melakukan penegakan hukum, mencegah, dan supaya ada efek jera,” ucapnya.

Romdhon juga memerintahkan jajaran untuk tidak ragu mengambil tindakan tegas apabila ada pelaku kejahatan yang meresahkan atau membahayakan masyarakat.

“Sudah diperintahkan agar jangan ragu-ragu, apabila ada pelaku begal atau lainnya yang meresahkan masyarakat, tembak di tempat,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Polresta Tangerang juga mengembalikan kendaraan roda dua hasil kejahatan kepada pemiliknya. Romdhon berpesan, agar pemilik kendaraan waspada dan menjaga harta benda dengan memarkirkan kendaraan di tempat aman dan menggunakan kunci pengamanan.

Salah seorang warga yang menerima kembali sepeda motor yang sempat hilang mengapresiasi kinerja Polresta Tangerang.

Baca Juga:  Kapolsek Panongan Polresta Tangerang Takziah ke Keluarga Korban Tenggelam Di Sungai Cimanceri

“Mewakili keluarga, saya ucapan terimakasih kepada Polresta Tangerang karena motor bisa kembali ke keluarga kami,” kata warga tersebut.(Red)

Komentar