Wamendagri Ajak Berbagai Pihak Bersinergi untuk Papua Barat Daya

infobumi.com, Sorong – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo mengajak berbagai pihak bersinergi meletakkan fondasi yang kuat untuk penyelenggaraan pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya. Menurut Wempi, sinergisitas tersebut akan membantu dan mendorong kesiapan gubernur definitif dalam penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Papua Barat Daya di tahun 2024 mendatang.

Dia menambahkan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga akan mengawal upaya tersebut hingga proses penyelenggaraan pemerintahan definitif berlangsung. Wempi menjelaskan, langkah tersebut untuk memacu semangat berbagai pihak dalam persiapan peresmian Provinsi Papua Barat Daya.

“Harapan kita dari Kemendagri untuk membangun fondasi yang kuat diawal itu jauh lebih penting, sambil kita mempersiapkan untuk Pemilu serentak yang akan kita laksanakan di tahun 2024,” ujar Wempi dalam konferensi persnya di Halaman Gedung Drs. Ec. L. Jitmau, MM, Kota Sorong, Senin (21/11/2022).

Baca Juga:  Mensos Risma: Bansos Berbasis NIK dan Alamat KTP-el

Wempi menjelaskan, tim dari Kemendagri akan mengawal proses transisi pemerintahan dengan meletakkan dasar fondasi yang kuat. Dengan demikian, pada 2024 mendatang, proses penyelenggaraan pemerintahan yang lebih siap dapat diserahkan kepada kepala daerah definitif.

Pada kesempatan tersebut, Wempi mengapresiasi seluruh masyarakat atas antusiasme yang tinggi dalam menyambut hadirnya Provinsi Papua Barat Daya. Dirinya berharap, berbagai pihak seperti Penjabat (Pj.) Gubernur Papua Barat serta seluruh bupati/wali kota di wilayah Papua Barat Daya dapat mendukung persiapan peresmian provinsi baru tersebut.

“Kita harapkan (Undang-Undang tentang Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya) diundangkan ini bisa lebih cepat. Kalau sudah diundangkan berarti peresmian sekaligus dengan pelantikan Pj-nya,” pungkasnya.

Baca Juga:  Mendagri Tak Melarang Ojek Online/ Konvensional Beroperasi, Kepmendagri Berlaku dalam Lingkup ASN Kemendagri dan Pemda

Puspen Kemendagri

(Red)

Komentar