Sekjen Kemendagri Minta Jajarannya Perkuat Capaian Indeks Reformasi Birokrasi

infobumi.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro meminta jajarannya untuk memperkuat capaian Indeks Reformasi Birokrasi. Upaya tersebut diharapkan dapat dilakukan oleh jajaran pejabat eselon III dan IV yang dinilai menjadi tulang punggung reformasi birokrasi di Kemendagri. Bila perlu, jajaran tersebut diminta untuk belajar langsung kepada pihak terkait, agar memperoleh pemahaman komprehensif mengenai reformasi birokrasi.

“Itu caranya. Jangan kita biarkan ini (capaian Indeks Reformasi Birokasi) tidak merangkak naik. Kita inginnya bukan hanya merangkak tapi meloncat naik. Jadi ini saya akan konsen ini agar kita semakin serius,” terang Suhajar saat menyampaikan arahannya pada Rapat Koordinasi Reformasi Birokrasi secara virtual, Selasa (31/1/2023).

Dia berharap torehan Indeks Reformasi Birokrasi Kemendagri terus meningkat pesat. Dengan begitu, hal tersebut secara tidak langsung bakal mendorong agenda reformasi birokrasi di lingkungan pemerintah daerah (Pemda). Karenanya, Suhajar meminta jajarannya agar tidak bekerja dengan cara-cara yang biasa.

Baca Juga:  Ketua Umum TP PKK Tekankan Perlunya Penajaman Program Prioritas Gerakan PKK

Dirinya menjelaskan, agenda reformasi birokrasi merupakan tanggung jawab semua pihak di Kemendagri. Apalagi, Kemendagri berperan sebagai pembina dan pengawas (binwas) jalannya pemerintahan daerah. “Ini kita provokasi kita semua, karena tanggung jawab kita berat kepada daerah,” tambahnya.

Di lain sisi, Suhajar meminta jajarannya memperhatikan dan menindaklanjuti sejumlah rekomendasi yang diberikan untuk meningkatkan capaian reformasi birokrasi. Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada jajajarannya atas kerja keras yang selama ini telah dilakukan.

“Mari kita bersepakat untuk meningkatkan yang sudah baik menjadi lebih baik, kemudian membetulkan yang turun menjadi sempurna kembali dan meningkatkan yang masih rendah menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Puspen Kemendagri

(Red)

Komentar