Muhammad Rizal Komisi IX DPR RI Gandeng Kemenkes Sosialisasi Germas, Warga Curug Kabupaten Tangerang Antusias

infobumi.com, KABUPATEN TANGERANG, – Muhammad Rizal Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN bersama Kementrian kesehatan menggelar sosialisasi program Germas gerakan masyarakat hidup sehat.

Kegiatan sosialisasi germas kali ini di gelar di Diklat Kitri Bahati Kecamatan Curug, adapun pesertanya dari masyarakat yang ada di desa dan kelurahan di wilayah kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Seperti kader posyandu, kader puskesmas, mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh agama, ibu-ibu pengajian, ketua RT/RW, dan elemen masyarakat lainnya.

Hadir sebagai narasumber dari Direktorat jenderal kesehatan masyarakat Kemenkes RI Dr Harry Papilaya, dari Dinkes Provinsi Banten Ibu Ari Sulandari, dan Dinkes Kabupaten Tangerang Dewi Yuliana lestari.

Dewan Muhammad Rizal mengatakan Germas itu bertujuan untuk menjalani hidup yang lebih sehat. Dengan gaya hidup sehat akan memberi banyak manfaat, mulai dari peningkatan kualitas kesehatan hingga peningkatan produktivitas seseorang.

Baca Juga:  Jadi Penguji, Mendagri Tito: Disertasi Agus Surya Bakti Penuhi Kaidah Doktor

“tadi sudah dijelaskan narasumber, tentang cara hidup sehat, seperti menjaga kesehatan yaitu dengan rajin berolahraga, makan dan minum teratur, istirahat yang cukup, dan lain sebagainya,” jelasnya, Minggu (24/9/2023).

Dewan Rizal mengungkapkan dirinya sudah keliling turun ke masyarakat Tangerang raya baik di Tangsel, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang untuk mengajak masyarakat supaya hidup sehat dan juga menampung aspirasi masyarakat.

“Diwilayah kita harus ada perbaikan-perbaikan tentang kesehatan, seperti adanya masalah stunting, dan berbagai penyakit lainnya. Semua itu perlu diperhatikan karena sehat itu penting sekali.” Jelas dewan Rizal

Muhammad Rizal Politisi PAN asal daerah pemilihan Banten III, Tangerang Raya mengatakan Pemerintah Indonesia merencanakan di tahun 2045 seratus tahun Indonesia merdeka menjadi negara maju sejajar dengan negara besar di dunia.

“oleh karena itu kita harapkan di tahun 2045 bangsa Indonesia menjadi orang-orang yang hebat, sumberdaya manusianya menjadi emas, maka dari itu kita harus mempersiapkan dari sekarang tentang kesehatan masyarakat, semoga generasi anak bangsa kita menjadi generasi emas, hebat, cerdas dan brilian.” jelasnya

Baca Juga:  Sambut Tahun Baru, Indonesia Cetak Rekor Lantik 143.115 Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemda secara Serentak

“Semoga kegiatan sosialisasi ini dapat bermanfaat untuk masyarakat, sehingga masyarakat menyadari bahwa pola hidup sehat itu sangat penting sekali, baik di keluarga maupun di lingkungannya. Sehingga terciptanya masyarakat yang sehat,” ungkapnya

Sementara itu Direktorat jenderal kesehatan masyarakat Kemenkes RI Dr Harry Papilaya mengatakan terdapat tujuh langkah penting dalam rangka menjalankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

Ketujuh langkah tersebut merupakan bagian penting dari pembiasaan pola hidup sehat dalam masyarakat guna mencegah berbagai masalah kesehatan yang beresiko dialami oleh masyarakat.

“pertama melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, kedua makan buah dan sayur, tiga tidak merokok, empat tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, lima melakukan cek kesehatan berkala, enam menjaga kebersihan lingkungan, ke tujuh aspek sanitasi seperti menggunakan jamban.” terangnya

Baca Juga:  Waspadai Varian Omicron, Plt. Sekjen Kemendagri Minta Kepala Daerah Taati Larangan Perjalanan ke Luar Negeri

Sementara itu ibu Dewi Yuliana lestari menjelaskan GERMAS adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat.

Aksi GERMAS ini juga diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih sehat dan juga dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat.

“untuk memacu masyarakat hidup sehat salah satunya dengan cara berpedoman 4 sehat 5 sempurna. Dan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat di rumah maupun di luar.” Ujarnya

Dalam kegiatan sosialisasi Germas tersebut masyarakat pun memeriksakan kesehatannya kepada tenaga medis dari dinas kesehatan setempat. Selain itu masyarakat pun antusias mendengarkan, melakukan tanya jawab dan memahami apa yang disampaikan oleh para narasumber.

(Red)

Komentar