Sekjen Kemendagri : Pejabat Perlu Transformasikan Diri Sebagai Pelayan Masyarakat

infobumi.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro memberikan pembekalan kepada peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan I Tahun 2022 yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendagri Regional Makassar. Pembekalan dilakukan secara virtual pada Jumat (30/9/2022).

Dalam pelatihan itu, para peserta telah dibagi menjadi empat kelompok. Masing-masing kelompok menganalisis satu makalah dengan topik seputar pemerintahan yang ditulis oleh para pakar berkompeten. Kemudian, secara bergilir, perwakilan kelompok diminta mempresentasikan intisari dan kata kunci dari masing-masing makalah yang dianalisis.

Usai mendengarkan pemaparan dari perwakilan kelompok, Suhajar mengamanatkan agar para peserta berkomitmen untuk mentransformasikan diri menjadi pelayan masyarakat. Dengan modal itu diharapkan para peserta dapat mengubah organisasi pemerintahan menjadi organisasi pelayanan.

Baca Juga:  Kasus COVID-19 Meningkat, Panglima dan Kapolri Tinjau Vaksinasi di Bandung, Kudus dan Bangkalan

“Kalau Anda berkomitmen menjadi pejabat yang baik, maka Anda harus mengubah diri Anda menjadi pelayan masyarakat. Kalau tidak mau berubah, maka kau berjalan di tempat saja,” kata Suhajar.

Dengan perubahan konsep diri itu diharapkan aparatur pemerintahan lebih peka terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Menurutnya, hal ini sejalan dengan konsep trias politika baru yang dikemukakan Pakar Hukum Tata Negara Prof. Jimly Asshiddiqie dalam tulisannya. Adapun trias politika baru yang dimaksud adalah negara, kekuatan ekonomi (market), dan civil society.

“Ini menjadi penting karena akan mewarnai cara berpemerintahan di lapangan, harus ada kemampuan menyerap aspirasi yang berkembang di masyarakat, karena civil society berperan untuk berpartisipasi dan memberikan kontrol,” jelas Suhajar.

Baca Juga:  Kemendagri Minta Pemerintah Provinsi Ukur Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten/Kota di Wilayahnya

Puspen Kemendagri

(Red)